Header Ads

Mengungkap Sejarah PO Bus Tertua di Indonesia PO NPM

maniabis.com - Apakah kalian sempat berpikir PO mana yang pertama kali melayani jasa transportasi pertama di Indonesia....? Atau PO bus tertua di Indonesia...? apakah busnya masih beroperasi sampai saat ini...? atau sudah tumbang tergerus waktu...?.

Mengungkap Sejarah PO Bus Tertua di Indonesia PO NPM

Ternyata, PO bus tertua di Idonesia saat ini masih beroperasi loh, dia adalah PO NPM dari sumatera. PO NPM adalah PO bus tertua di Indonesia karena bus ini sudah beroperasi sejak jaman kolonial belanda tepatnya tahun 1937.
BACA JUGA :  Sejarah PO. Haryanto Bis tjap Menara Kudus
nama NPM adalah akronim dari "Naiklah Perusahaan Minang" dengan motto Aman, Tepat, dan Terpecaya. Tentu bagi kamu yang tinggal di Sumatera sudah tidak asing lagi dengan bus yang satu ini. Ya walaupun sudah berpuluh puluh tahun beroperasi bus ini tetap eksis di Indonesia, apa rahasianya ya kira kira bisa menjadi PO bus tertua di indonesia

Bahaudin Sutan Barbangso, Pendiri PO NPM

PO NPM sendiri didirikan oleh Bahaudin Sutan Barbangso Nan Kuniang di Padang Panjang, Minangkabau, Sumatera barat sekaligus sebagai Onwer pertama PO NPM. Yang unik dari pendirian PO bus ini adalah akta pendirian berbahasa belanda, tak heran karena pada waktu itu belanda menguasai Indonesia.

Pada awal awal berdiri, NPM hanya melayani rute rute disekitaran Sumatera Barat dan seiring berjalannya waktu mulai melebarkan rutenya bersama dengan PO asal sumatera lainnya seperti ALS dan ANS.

Hingga tahun 90an, NPM meraih puncak kejayaan yang ditandai dengan pemberangkatan bus bisa mencapai 40 unit perhari dengan 7 Padang - Bukit tinggi serta memiliki 7 Jadwal Keberangkatan.

Masa kejayaan NPM juga didukung oleh infrastruktur yang pada saat itu tergolong tumbung dengan cepat, jalan baru, jembatan baru, terminal yang layak, dll. Hingga ketika Indonesia terjadi krisis ekonomi tahun 98, fase kemunduran NPM mulai terlihat.

Hal ini bisa terlihat dengan banyaknya armada yang dijual untuk menutup biaya operasional, yang awalnya memiliki ratusan unit, pada waktu itu hanya tersisa puluhan saja. hingga pada awal tahun 2000 masalah ekonomi bisa kembali normal.

Masalah lain yang datang adalah munculnya saingan transportasi udara LCC (Low Cost Carier) yang membuat penumpang beralih ke transportasi udara untuk perjalanan jauh. Namun NPM mempertahankan kualitas armadanya dengan terus berinovasi ditandai dengan munculnya NPM divisi pariwisata yang dinamakan Vircansa Tour.

Angga Viransa Chairul, CEO PO NPM saat ini

Saat ini, tahta CEO PO NPM dipegang oleh Angga Vircansa Chairul sebagai generasi ketiga dari pendiri NPM. Walaupun harus dihadapkan dengan beberapa periode yang panjang saat ini NPM sudah bisa melebarkan sayapnya hingga merambah tanah jawa dengan rute Padang - Jakarta.

Di era saat ini NPM mulai terus berkembang dengan adanya beberapa chasis yang bervariasi umumnya didominasi oleh chasis Mercedez Benz seperti OH 1113, OH 1518, 1521, 1525, dan ada beberapa yang menggunakan chasis Goldrag mesin Yuchai.

Berbagai jenis body dari karoseri tenamaan pun terlihat dari NPM Misalnya Skyliner dari Rahayu Santosa, Jetbus dari Adiputro, Scorpion King dari Tentrem, Sr2 dari laksana, dll. beberapa fasilitas kelas yang terdapat di NPM antara lain kelas Jumbo NonAC, dan Executive.

Walaupun sudah berpuluh puluh tahun NPM sudah mengaspal di bumi Indonesia sebagai PO bus tertua di Indonesia, NPM saat ini masih eksis yang disebabkan karena kesabarannya menghadapi beberapa periode yang hampir membuat PO ini bangkrut. Untuk selanjutnya semoga PO NPM tetap menjadi PO bus tertua di Indonesia dengan selalu meningkatkan inovasi di dalam perusahaannya.

No comments

Powered by Blogger.